Mobile Legends Akan Segera Mati

Mengapa Mobile Legends Akan Segera Mati, Inilah alasannya

Posted on

Mobile Legends adalah permainan yang sangat disukai oleh banyak remaja bahkan orang dewasa. Di Indonesia, game ini mendapat perhatian khusus di kalangan remaja. Secara global, mobile legend telah diunduh lebih dari 100 juta pada 2016. Sekarang game ini adalah game yang paling banyak diunduh di playstore dan paling populer.

Namun, bagaimana dengan perkembangannya, akankah game populer ini bertahan hingga 2020? Itu bisa bertahan, tetapi menurut beberapa alasan, game ini sangat sulit bertahan untuk masa depan. Pemain dalam tahun ini diperkirakan akan berkurang drastisĀ  dan game mobile legends akan mati.

Wacana ini bukan tidak beralasan. Berikut adalah beberapa alasan di balik prediksi kematian game ini.

1. Jumlah kompetisi

Pada dasarnya, game mobile legends seperti game PC di mana pasar game sangat ketat. Salah satu alasan mengapa mobile legends sangat diminati di Indonesia adalah karena ini adalah game MOBA pertama yang dirilis di Indonesia.

Memang, sebelumnya ada game Vainglory yang dirilis, tapi ini bukan game MOBA yang dimainkan dengan sangat mudah. Alasan lain adalah karena Vainglory membutuhkan ponsel dengan spesifikasi tinggi untuk dimainkan. Namun tidak seperti legenda ponsel, mungkin inilah alasan mengapa game MOBA ini sangat diminati. Tetapi dengan perkembangan game saat ini, sepertinya game legenda ponsel akan segera mengakhiri popularitasnya.

Kemudian, di samping game mobile legends, game MOBA lainnya muncul seperti Arena Valor ke Arena Onmyoji. Semua game ini memiliki keinginan kuat untuk menjadi yang terbaik di kelasnya. Selain itu, game lain juga tampil yang tidak kalah keren dan bagus serta mudah dimainkan. Di antara mereka termasuk Free Fire, PUBG Mobile, dan Shell Fire. Game-game ini juga memiliki potensi besar untuk segera menjadi game paling populer di Indonesia dan bahkan dunia. Alasan ini jelas mengancam keberadaan game mobile legendaris.

2. Tren game yang buruk di Indonesia

Alasan lain mengapa legenda ponsel akan segera punah adalah tren buruk game mobile Indonesia. Indonesia adalah pangsa pasar yang sangat menjanjikan bagi para pelaku bisnis game, tetapi perlu dicatat bahwa di Indonesia juga ada tren buruk. Bisa jadi permainan meningkat dengan cepat dalam popularitas dan suatu hari itu akan turun dengan cepat. Tidak ada yang bisa memprediksi ini secara akurat.

Sebagai contoh, banyak game lama seperti Clash of Clans, Pokemon GO atau Clash Royale menjadi tren yang sangat cepat di Indonesia. Tetapi sekarang cobalah untuk memperhatikan, permainan sekarang tampaknya menghilang di tempat yang tidak Anda ketahui. Ini juga bisa terjadi dengan game ponsel legendaris. Bahkan sekarang, remaja sudah mulai menyukai game PUBG.

Legenda ponsel adalah game MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) dengan popularitas yang cukup tinggi, ini membuat game ini bertahan lebih lama dari game sebelumnya. tetapi dengan munculnya game lain seperti PUBG, tampaknya game mobile legends mulai dihilangkan dan kehilangan minatnya karena banyak pemain merasa bosan dan ingin mencoba yang baru.

3. Masalah internal Mobile Legends

Masalah ini terkait dengan hak cipta. RIOT dan Tencent adalah dua anak muda yang mengembangkan game “League of Legends”, mereka telah melaporkan Moonton karena mereka menyalin game mereka untuk digunakan dan diterapkan dalam game mereka. Jadi, mereka sekarang mengubah nama mereka menjadi Mobile Legends: Bang Bang.

Selain masalah di atas, ada kelemahan lain dari game mobile legendaris atau ML, salah satunya adalah grafis yang kurang tajam dibandingkan dengan game MOBA lainnya seperti Arena of Valor dan Onmyoji Arena.